Welcome to Defrez's blog, hope you enjoy reading here^^ Abis baca tolong tinggalin jejak dan... ::Jangan lupa mampir lagi yaa... ^_^::
RSS

Saturday, February 11, 2012

Ghost # Part 4

"Si..siapa lo?" Aku bertanya padanya dengan suara gemetar. Meski sebenarnya aku ingin berteriak sekeras mungkin, tapi entah kenapa malah pertanyaan itu yang keluar dari mulutku.

"Gue.."

"Jangan bilang kalo lo hantu ya!" Potongku. "Karena Gue nggak percaya hantu" Kata ku tegas. seketika rasa takutku lenyap  setelah mengucapkan kata-kata itu. Lagipula aku sempat berpikir, mungkin saja tadi aku cuma salah liat saat ingin berjabat tangan dengannya. Aku kan masih deg-degan karena hampir jatuh, jadi konsentrasi dan pikiranku jadi jelek.

Tapi anehnya, bukannya menjawab, cowok itu malah memandang ke arahku dengan tatapan yang tak bisa ku mengerti. Kemudian dia pun berbalik membelakangiku.

"Hei.. lo kan belum jawab pertanyaan gue!"

"Tanpa gue jawab lo juga udah tau kan gue siapa.." Jawabnya dengan posisi masih membelakangiku.

"Maksud lo?"

"Ya, Gue emang hantu" Jawabnya datar.

"Hahahahaa.. jangan bercanda deh" Kataku sambil berjalan cepat ke arahnya. Sialnya disaat yang bersamaan aku malah tersandung tasku hinggu membuatku oleng dan dalam 2 detik aku akan terjatuh menimpanya dari belakang.

Tapi aku tak menimpanya! Tepatnya, aku telah menembusnya dan nyaris saja aku jatuh tersungkur tepat di depannya kalo saja cowok itu tak menahan pinggangku dalam posisi sebagian kakiku masih berada dibelakangnya.
"Nggak mungkin.." Desisku. Detik berikutnya semua berubah gelap.

****

Di tempat lain, Aldi yang sedang sibuk mencariku

"Bim, lo liat Asya nggak?" Tanya Aldi pada salah seorang temannya yang sedang duduk di anak tangga lantai tiga yang menuju ke lantai empat.

"Tadi sih dia lewat sini sambil lari-lari, coba lo cari diatas. Kalo nggak ada, mungkin dilantai lima"

"Oke. Thanks" Aldi pun bergegas menaiki tangga.

Namun setelah menanyai beberapa orang dilantai empat, Aldi pun mendapat jawaban yang sama dengan sebelumnya, begitu pula saat dia berada di lantai lima. "Berarti tinggal atap" pikirnya, maka pelan-pelan Aldi pun menaiki satu demi satu anak tangga menuju atap.

0 komentar:

Post a Comment

^_^