Harus tetap hidup dalam keinginan besar akan kematian yang damai itu seperti raga tanpa jiwa.
Mati...
Dia memang damai, karena dengan mati semua tentang dunia akan terbebaskan dari jiwa yg kembali....
Tapi saat dunia masih menuntut dan mengikat akan tanggung jawab di dalam hidup, maka sang jiwa pemuja kematian pun tak akan bisa meninggalkan raganya dalam rasionalnya...
Beruntunglah jiwa-jiwa itu karena mereka lebih berharga dari jiwa-jiwa yg pergi karena raganya dipisah paksa....
Setidaknya mereka akan mempunyai kedamaian tanpa embel-embel kewajaran akan kematian....




0 komentar:
Post a Comment
^_^