Butuh perjalanan jauh hingga buku ini sampai ke tangan pemiliknya sekarang. Pun cerita yg bergulir jauh berkilometer menyertainya di perjalanan.
Rectoverso. Hanya takdir yg berhak mengatakan alasan memilihnya dari sekian banyak cerita. Dialah yg telah membawa hati pergi dan menemukan buku bersampul hijau ini di rak bukunya. Tanpa suara, seakan berkata.. "Ambillah kisahmu ini".
Ya, Begitulah Rectoverso mengambil bagian dalam cerita. Mengucapkan yg tak terucap. Dalam lirih. Dalam sesak yg tak ingin diungkapkan dalam kata-kata.
Hanya ingin mengucapkan tanpa suara...
Mengirimkan melody yg terus bergema sendiri di kepala...
Untuk sebuah kalimat singkat yg entah terucapkan atau tidak...
"Ya, aku mengerti"
Masing-masing dari kita, berbahagialah!




0 komentar:
Post a Comment
^_^