Welcome to Defrez's blog, hope you enjoy reading here^^ Abis baca tolong tinggalin jejak dan... ::Jangan lupa mampir lagi yaa... ^_^::
RSS

Sunday, December 30, 2012

A leader is not a leader

Jadi pemimpin itu bukan berarti kamu adalah orang yg bisa segala.a... Tapi pemimpin sejati adalah dia yang bisa memimpin dirinya dan memantaskan dirinya disebut sebagai pemimpin, lebih melihat, lebih mendengar, lebih merasakan dan bukan sebaliknya.

Pemimpin...
Dia adalah kapten sebuah kapal di tengah badai. Dia tahu badai-badai itu bisa saja membahayakan kapal dan awak-awaknya. Sebagai manusia biasa, dia tetap ingin bertahan hidup. Hatinya merengek penuh rasa khawatir... Tapi akal dan mulutnya mengeluarkan cara agar terselamatkan dari itu semua.

Pemimpin...
Dia adalah pusat koneksi
Dia titik awal dan akhir dari sebuah siklus atau piramida
Dan dia adalah tempat untuk W5+H1 dikumpulkan menjadi adalah...

Pintar itu relative...
Pintar tidaklah cukup untuk dijadikan sebagai modal kepemimpinan. Karena pintar yang dimiliki seseorang, tak sama dengan pintar seseorang lainnya. Itu artinya.. Pintarku, pintarmu dan pintarnya itu berbeda. Tapi jika itu disatukan, keajaiban pun akan datang bersamanya...

Pemimpin...
Dia punya jiwa. Dia punya seni. Dia punya mimpi semua hati. Dia punya tanda hormat. Dan dia bukanlah dia...
Dia tak seharusnya memiliki apa yang bukan ditakdirkan atasnya. Dia menghilangkan semangat. Dia... Harus berganti... Untuk yang terbaik...

Apa terdengar.....?

Tuesday, December 25, 2012

Halal Bi Halal IKAMADI 231212

Thursday, December 20, 2012

Coretan-coretan tanpa judul #1

Mencoba untuk terus mempelajari maksud Tuhan dalam setiap peristiwa...

Merubah setiap kenapa menjadi adalah...

Mengembangkan setiap point menjadi uraian...

Berpikir dan penalaran adalah cara terbaik

On that point and debate!

Monday, December 17, 2012

Imagine....

Penghayal

Mereka pembuat bentuk.
Penyususun kepingan
Dan pencipta

Penghayal

Mereka merubah dunia dalam dunianya
Mewarnai dunia dengan pikirannya
Membuat kemustahilan berwujud dimatanya....

Penghayal

Saat mereka tersenyum dalam lamunan
Itu lah bahagia...
Saat tertawa itulah canda
Saat muram itulah duka
Dan saat menangis itulah sakit...

Penghayal

Bisa aku...
Kamu...
Atau kita...

Saturday, December 15, 2012

Seminar Nasional

Hari sabtu, 15 Desember 2012 setelah melewati rapat2 dan persiapan2 yg lumayan melelahkan, akhirnya kami dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)  Kebidanan STIKES Muhammadiyah Banjarmasin berhasil melaksanakan acara Seminar Nasional dengan tema "Uji Kompetensi Bidan Guna Mempersiapkan Profesional dan Islami'

Acara sempat molor karena pemateri yg masih on the way.. Tapi berhasil di handle dengan baik oleh bagian acara dengan menyuguhkan video tentang kebidanan untuk mengisi waktu sekaligus mengusir kebosanan para hadirin yg sudah datang. Tau sendiri lah... Menunggu itu adalah hal yg paling membosankan! Buang2 waktu dan bikin ngantuk.. Tapi kita patut bersyukur karena pada saat berada di ruangan dengan banyak orang seperti itu,  kita jadi mengerti kenapa Allah SWT menciptakan oxygen tak terlihat.. Coz gak lucu banget kan kalo dimana terlihat ada yg rebut2 an oxygen #bayangin aja :-D

Ooh iyya... Deff masuk kepanitiaan di bagian acara dan kebagiaan tugas jadi MC sebelum dan sesudah acara resmi dimulai. Disana Deff sama kak Weni (orang ini mukanya mirip kea Gissele-nya Gading :-) ) ngajak hadirin buat yel2 sama2.., kemudian muterin video dan mengomentari video2 yg diputar. Ketika acara resmi selesai, baru deh bagi2 doorprize sama maen games.

Setelah acara kelar, bersih2 dan foto bareng.... lanjut makan.. #akhirnya isi perut yg udah mulai ngeband dapat disilent kembali hehee :-)

Senang bisa berpatisipasi dalam acara ini...
Acara kedua setelah waktu setahun yg tak banyak berarti...

Wish for the best on me... Untuk sekarang dan seterusnya... :-)

Sunday, November 25, 2012

Suka duka jadi ketua kelas

Emang susah yaa yang namanya jadi ketua kelas di kelas yg isinya cewek semua.
U know that.. Cewek itu mulutnya seribu... That's fact! #starting dengan keluhan

Sebelnya ituuuu...

Warga kelas cuma tahu apa yang mereka liat tanpa tahu kejadian dibalik layar #ehemm..

Iyyaa... Coz yang mereka tahu cuma kalo mereka telat dapat sms pemberitahuan jadwal, tinggal memandang sebel sama ketua.

Padahal, sebelum berita sampai ke mereka, Selambat-lambatnya itu, ketua udah siap siaga nunggu sms dari seksi pendidikan yang ngontac-in dosen. Mereka nggak tahu kadang ada beberapa dosen yg sulit dihubungi, mungkin ada kesibukan lain..

Makanya pemberitahuan datangnya telat! Coz setelah seksi pendidikan dapat kabar, mereka ngasih tau ketua, barulah ketua meneruskan ke mereka semua... 73 orang itu!

Kenapa gak bagi tugas aja..?
Yah sejenis sms berantai misalnya...

Coz sms berantai dulu udah pernah dicoba, tapi gagal, banyak yang gak dapet sms. Trus setelah itu diganti jadi ketua, wakil dan seksi pendidikan yg sms, tp masih saja kurang efektif... Sampai akhirnya aku mutusin untuk sms, aku yg sms semuanya.

Itu pun kadang masih ada aja yang bilang gak dapat sms.. #grrrr

Ya iyalah... !
Gimana mau dapet, nomor handphonenya aja gak ada di handphone-ku. Padahal setelah pemilihan ketua kelas, udah disuruh nulis nama dan contact number di kertas dan udah difotocopy sebanyak jumlah penghuni kelas, nomor-nomor itu juga yg udah aku simpan... Jadi pikir aja... Kalo gak dapat sms, itu artinya nomor kamu gak ada di hp-ku.. Makanya kalo ganti nomor bilang dan pastikan nomor kamu udah ku save. (nah lo, ngomel2 kan jadinya...)

Yang perlu kabar itu kan mereka, jadi seharusnya lebih aktif... Ini kok malah pasif... Gantian aku yg sebel...

Terus ya.. kelasku itu gaduh sangat! Pelakunya sih itu- itu aja orangnya, tapi amat sangat menggangu... Gak sadar-sadar lagi meski udah dibilangin kalo dosen sudah hafal sama mereka yang biang ribut.

Ya Allah... Berikanlah mereka pencerahan... Aaamiin... #berdoa sambil mengepalkan tinju ;-)

Tp meskipun masih banyak lagi duka2 dan cerita2 nyebelin, tetap aja aku punya cerita yg menyenangkan sebage ketua kelas.

Jadi orang yg paling hafal sama semua anggota kelas, paling dikenal semua teman2 dikelas, jadi dikenal beberapa dosen coz sering dipanggil buat urusan kelas, jd kenal banyak kakak2 kelas yg ngurus organisasi2 dll...

Dan sekarang gak kerasa udah bulan desember... Januari is the final test... Setelah itu ganti ketua kelas.. Yeeeaahhh... !! Senangnyaaa... :-D

Semoga ketua kelas selanjutnya diberikan ksbaran extra... Aaamiin

Saturday, November 24, 2012

Bersama teman-teman dari Tapak Suci Putra Muhammadiyah

Oleh-Oleh dari Milad STIKES Muhammadiyah Banjarmasin

I'll debate my weakness

#menghela nafas panjang...

Berusaha move on dari ketidakbisaan itu memang gak mudah yah...
Rasanya macem-macem.. Dan rasa malu sudah pasti yg paling utama.

Sudah hampir 3 bulan setiap 2 kali seminggu ikut latihan Debat Bahasa Inggris.. Tp masiiihh aja perkembangannya berjalan lambat. Masalah yg paling mendasar sudah pasti gara-gara terlalu miskin kosakata. Meskipun background-ku mantan anak asrama yg setiap awal sampai pertengahan bulan menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hari, ternyata itu tidak cukup :'(
Tak heran.. Meski setiap hari selalu dapat hafalan, yg nempel di kepala cuma sebatas kata2 ringan yg dipakai dan ditemui sehari2..  Terlebih aku benar2 baru mengenal debat lebih serius disini.

Hmm.. Kalau sudah begini.. baru ingat tentang beberapa tahun yang lalu saat aku masih duduk di kelas 6 SD. Tahun dimana aku mendapatkan kamus bahasa inggris pertamaku dari abah. Saat itu aku ingat sekali, abah menyarankan padaku untuk menghafal vocabullaries sebanyak 5 dalam sehari.7 tahun berlalu..hitung saja berapa banyak vocabullaries yg kudapat bila itu kulakukan... That's sound great, right! Sayangnya i am too lazy.. Sungguh rugi.. :'( huaaaa....

Tapi toh buat apa terlalu disesali.. Setidaknya aku masih sangat menyukai berbagai hal yang berhubungan dengan bahasa inggris dan terus berusaha untuk mempelajarinya. Karena dengan itu, aku bisa terus merasa dekat dengan kenangan masa lalu yg mengingatkanku pada abah... Orang yg sejak aku kecil telah memperkenalkanku dengan bahasa inggris melalui lagu-lagu yg dsukainya sekaligus orang yg jarang kutemui...

Oh iyaa..Waktu tiba-tiba galau sehabis debat tadi malam... Aku malah menghasilkan tulisan seperti ini di binder...

How ashame for doing those along the time.. But u have to know that u have many achievement u can reach with ur struggling, striving and believing!!!

Don't ever care how much u are felt down.. As long u have many way for standing back, U'll find the result.. Remember in ur heart, Frez!!!

Karena itu... Meski hampir menyerah... Setelah menuliskan kalimat itu... My spirit was back! Aneh juga... Menemukan motivasi disaat galau hahaa :D

Tuesday, October 9, 2012

Dikejar Takdir...

Takdir itu memang tak bisa dihindari..
Sekuat dan sekeras apapun usaha yang dilakukan untuk melarikan diri, tak ada gunanya...!

Saat aku berjalan santai...
Dia menguntit di belakang..

Saat aku bejalan dengan langkah pasti
Dia menghadang di depan..

Aku berlari dia mengejar..

Aku melompat dia menerjang..

Tak bisa diabaikan pula!

Tapi saat aku mendekatinya... disinilah babak baru dimulai...

(to be continue... hehee... )




Tuesday, August 21, 2012

Defrez Si Calon Bidan (Ibu Bidan Devie #Eeeaaa)


Setelah melalui proses yang lumayan panjang dan melelahkan, 1 agustus 2012 akhirnya Defrez resmi terdaftar sebagai mahasisiwi Kebidanan di STIKES Muhammadiyah Banjarmasin. Hahaa… Defrez jadi calon bidan! Hal yang tak pernah terbayangkan sebelumnya (ngebayanginnya aja males malah.. ) tapi sekarang itulah faktanya dan ini adalah keinginan Defrez sendiri, bukan karena disuruh atau dipaksa. I hope, I’ll always enjoy it! J
Kalo dipikir-pikir, cukup rumit juga pergolakan bathin (caelah kata-katanya.. :D) yang Defrez lalui sampai akhirnya memutuskan untuk memilih masuk kebidanan. Dari melewati masa-masa suram gara-gara gagal daftar di kepolisian karena tinggi yang kurang, sempat kerja 4 jam sehari di sebuah CV, hingga akhirnya hanya berkutat di 2 olahraga beladiri, semua itu benar-benar tidak dilalui dengan gampang. Januari 2012, barulah Defrez mendapat ‘hidayah’ yang membuat hati Defrez benar-benar mantap memilih kebidanan dan mengubur dalam-dalam cita-cita untuk masuk kepolisian (huaaa #NangisSeember). Tapi, mungkin inilah yang disebut dengan takdir. Jika kita berjalan di atas jalan yan g memang sudah ditentukan untuk kita, maka semua yang hadir adalah kemudahan. Begitulah yang Defrez rasakan dari awal hingga resmi terdaftar sebagai mahasiswi kebidanan. Yeah, semuanya berjalan tanpa halangan yang berarti.
Dimulai keberangkatan dari Muara Teweh - Banjarmasin dalam rangka pendaftaran dimana Defrez dapat nomor peserta W-001 (Nomor urut pertama gitu loh hohohoo…), terus balik lagi ke Muara Teweh. Tanggal 8 Juli berangkat lagi ke Banjarmasin buat mengikuti serangkaian test, dari test tulis, psikotes, wawancara sampai kesehatan dan sempat bermalam di rumah salah satu teman di Haruyan dalam rangka menunggu pengumuman + takut bermalam sendirian di kost (Hehee..). Sampai akhirnya tanggal 24 juli 2012 yang ditunggu-tunggu pun tiba! Defrez dinyatakan lulus. Sempat berpikir kalo itu mimpi sampai ngeliat kertas pengumuman berkali-kali, nanya sama temen sambil merasakan kalimat “Iya, kamu lulus!” yang dia ucapkan terdengar seperti nyanyian dari surga (lebay.. ^_^v) dan ngambil foto kertas pengumuman yang ditempel di mading kampus pake kamera hp -setelah sebelumnya celingak-celinguk dulu, siapa tahu ada orang yang tak terbiasa melihat perbuatan stress aneh yang Defrez lakukan, kan kasian hahaa..-  Terus, berhubung daftar ulang untuk prodi kebidanan dilaksanakan tanggal 1 Agustus 2012, Sorenya Defrez pun pulang ke Muara Teweh (lagi).
Pada akhirnya, meskipun Defrez sudah bisa menghela nafas lega atas masuknya Defrez di Kebidanan, tapi akan jauh lebih lega saat Defrez sudah merangkul apa yang disebut pencapaian. Ini semua adalah garis start dan garis Finish-nya adalah masa depan. I wish and I’ll strive for the best!




Monday, July 2, 2012

I Love Wira Sejati :)


Hmm... Sudah masuk bulan Juli,,
Itu arti.a libur panjangku hampir brakhir dan tanggal 4 juli yg akan yg akan datang adalah peringatan seberapa jauh.a aku telah berjalan...

Staon bukan wktu yg sgkat, byak suka dan duka yg dilalui, tp syukurlah 2 bulan trakhr ini brlalu dgn mnyenangkan brsama saudara" sperguruan d.pencak silat,,

Kak Ari yang selalu sabar dan penuh semangat serta motivasi dalam melatih meskipun anak didik.a yg satu ini (Maksud. Aku hee ^_^v) agak error dengan sifat pelupa.a yg masyaallah bikin geleng2… :)

Kak Amy yang religious dan cerita2 lucu.a yang menyenangkan :)

Kak Dayat, ketua di perguruan yang baru beberapa kali kulihat tapi pernah bikin aku senang dengan pujian.a tentang tendangan. Pujian itu jadi motivasi buatku untuk jadi lebih baik sampai hari ini :)

Dholy yang lucu dan chubby tapi kuat sekali… u’re my second coach yg dahinya juga kadang2 sedikit berkerut kalo aku minta diajarin... :)

Kak Amat yang terlanjur aku panggil kakak meskipun umur kami nggak beda jauh, he’s a smiling coach sang petarung belarut… hee… :)

Fizar dengan kegalauannya *Peace*, entah kenapa setiap melihat anak ini aku merasa dia bakal jadi atlet hebat nantinya, atau mungkin juga akan sekuat Bruce Lee yang dikaguminya. “Keep Spirit on training adek galau” :)

Riski yang luar binasa lucu… (Emm mksudku luar biasa ^_^v) dengan plesetan2.a dan becandaan2 gokil lain.a yang liwarrr kalo kata orang sini mah… :)

Suadi soulmate.a riski yang juga sering bikin ketawa kalo kalaborasi sama riski dengan ekspresi.a yang biasa2 aja tapi disitulah lucunya :)

Fadhil si pendiem tapi sekarang udah mulai lucu… ketularan yang lain tuh kea.a… Haa :)

Khomis si ahli bantalan yang selalu ditunggu2 cewek2 yang pengen dipegangin bantalan sama dia. “Jangan lupa mingkem kalo lagi megang bantalan ya!” :)

Adnan yang ngajarin aku cara ‘mendatang’ (Tapi lagi2 aku lupa gimana caranya..hee) dan baru aja sukses melakukan guntingan yang memukau di pertandingan :)

Aulia yang pertama kali ngajarin bunga’an dihari pertama ikut latihan. “Keep ur spirit inside!” :)

Manda si korean face yang sering jadi bahan becandaan riski, yang baru aja dapat medali emas. “Don’t forget susu beruang.a yaa” :)

Yogi, Kak Renny, Fitri, Rijal, Amin, Arif, Raudah, Andy, Fredy dan banyak lagi yang nggak bisa aku sebutin satu-satu…. :)

Terima Kasih untuk smua plajaran dan canda.a teman"...


I'll always remember u as a happily piece of my 2011-2012 :)

#Smga ada byak ksempatan d.masa yg akan datang u/ brlth brsma lg...

Friday, June 22, 2012

A Great Dream :)



Kepincut Pencak Silat :)

Salam satu untuk semua pesilat :)

Udah sejak akhir tahun 2011 Deff kepincut ama yang namanya pencak silat. Hmm.. Ngga kerasa udah berbulan-bulan juga Deff gabung di sebuah perguruan pencak silat. Meskipun belum jago, tapi lumayanlah. Setidaknya ada peningkatan dikit-dikit,,
 
Oh iya, nama perguruan pencak silat Deff itu “Wira Sejati”, the most happy training place I ever had. Tempat latihannya nyaman, suasananya bersahabat, dan yang terpenting I can enjoy for learning there :)

Nah, udah sekitar 2 bulanan ini ada pemusatan latihan jadi tiap sore kudu latihan. Dari latihan fisik ampe teknik semuanya dilatih semaksimal mungkin. Meskipun sempat keseleo, biru-biru, ampe merah-biru, tapi Deff tetap semangat. Apalagi di tempat latihan temen2nya pada lucu-lucu. Di sela2 latihan, ada aja joke2 mereka yang bikin ketawa. Mayoritas, emm.. lebih tepatnya dibilang semuanya aja, coz cuma 1 orang yang seumuran Deff, yang lainnya anak sma sama smp. Tapi berhubung muka Deff yang keliatan mudaan ato mungkin mata mereka yang pada khilaf, banyak yg awalnya nyangka kalo Deff masih sma. OMG, i'm lossing identity of age!!! Tapi tak apalah, lagian Deff memang masih keliatan childish, males aja bersikap like a woman, i'm still enjoying what i feel that better for myself, hanya ingin menjadi diri sendiri saja dan belum waktunya untuk menjadi pribadi yang lain.

Ochee... At last,, dahhh.... :)

Wednesday, June 13, 2012

Belajar Bahasa Bakumpai Part 1

Kata Ganti

Aku : Yaku
Kamu : Ikau
Dia : Ie
Kita :Itah
Kalian : Ketuh

Nama-nama Hari

Senin : Senayan
Selasa : Selasa
Rabu : Arba
Kamis : Khamis
Jum'at : Jumahat
Sabtu : Sabtu
Minggu : Ahad

Keterangan Waktu

Hari ini : Andau Tuh
Besok : Jewu
Lusa : Limbah jewu
Kemarin : Jalemei
Tadi : Tanau
Nanti : Kareh

Kata Tanya

Apa : Narai
Kapan : Hamparea
Siapa : Aweh
Kenapa : Buhen
Berapa : Pire
Bagaimana : Kilau kueh/ Kakueh



Kritik dan saran sangat diharapkan agar artikel ini menjadi lebih baik, thanks :)



Killer's at Moslem's New year Carnaval 2010 :)

Searah jarum jam : Obeb, Ross, Eroh, Icha, Sunah, Yeyen, Aulia, Tyfah, Deha, Defrez, Indri, Echy, Meity, Shopie...



Thursday, May 24, 2012

My Beloved Family at Boarding School

Defrez dan Kak Abdi
Defrez dan Ahya
Defrez dan Subki

Defrez dan Kak Fendi
Foto yang lain nyusul,, Defrez cari dulu,, :)

Kenang-Kenangan waktu PKL jadi guru TKA/TPA Al-Qur'an At Mesjid Agung 2011

bu gulu lagi nunggu mulidnya nih...... :D
exist truz buu.....!!!
Gaya apa sih neh.... kaya orang sakit pyuuttt....
Gaya kepiting hahahaaa..... :D

Gila-gilaan.... bersama teman-teman.....!!!!

Yang kanan lage melakukan penampakan #Hahahaaa....
Liat... Obeb punya taring lho.....
Defrez : "Aku laparrrrrrr....!!!!!! / Obeb ; "Aaaaa...."
Defrez : "Nyicipin kepala Obeb aahh..."
Eaaa.... senyum sumringah Deha....
Defrez cantik disini  :) / #Penonton kecewa, lempar pake sendal huuuuuu
Ekspresi muha mahajan versi obeb...

Wednesday, May 23, 2012

Wide Game - Penguji Pos Mental

Bersedia... siap... timbaiiiii..... wkakakaaa.... :D
Ditendang kok malah senyum ckckckckckk.... /Sunah : ayoo.. Frez! tendang! tampar! #EkspresiMaacung hahaaa....
biarkan aku pergi Elizabeth... !!! Tak usah menahanku,, hahaa...
Ekspresi ngantuk obeb... :)

Someone Like You - Adelle

I heard that you're settled down 
That you found a girl and you're married now 
I heard that your dreams came true 
Guess she gave you things I didn't give to you
 

Old friend, why are you so shy? 
Ain't like you to hold back or hide from the light
I hate to turn up out of the blue, uninvited 

But I couldn't stay away, I couldn't fight it 
I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded 
That for me, it isn't over
 
Never mind, I'll find someone like you 

I wish nothing but the best for you, too 
Don't forget me, I begged, I remember you said 
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead 
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead
 

You know how the time flies 
Only yesterday was the time of our lives 
We were born and raised in a summer haze 
Bound by the surprise of our glory days
 
I hate to turn up out of the blue, uninvited 

But I couldn't stay away, I couldn't fight it 
I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded 
That for me, it isn't over yet
 
Never mind, I'll find someone like you 

I wish nothing but the best for you, too 
Don't forget me, I begged, I remember you said 
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead, yeah
 
Nothing compares, no worries or cares 

Regrets and mistakes, they're memories made 
Who would have known how bittersweet this would taste?
 
Never mind, I'll find someone like you 

I wish nothing but the best for you 
Don't forget me, I begged, I remember you said 
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead
 
Never mind, I'll find someone like you 

I wish nothing but the best for you, too 
Don't forget me, I begged, I remember you said 
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead 
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead

Maaf, Tapi bolehkah aku mengatakannya..??? #Part 1#

^_^

Pagi itu seperti hari-hari sebelumnya aku hanya bisa duduk termenung di atas tempat tidur. Di kamar bercat putih inilah aku menghabiskan waktuku selama sepekan ini sejak kepulanganku dari rumah sakit. Entah kenapa sampai hari ini aku masih saja merasa sakit. Meskipun secara medis aku  telah dinyatakan sehat, tapi jauh di lubuk hatiku yang terdalam ada rasa yang teramat sakit dan tak bisa kugambarkan.
Kecelakaan mobil yang kualami beberapa bulan yang lalu bukan hanya telah mengambil kedua tanganku yang terpaksa harus diamputasi dan membuatku tuli karena pecahnya gendang telingaku. Tapi akibat shock yang berlebihan membuat aku tak mampu lagi untuk bersuara. Teman-temanku yang dulu selalu ada di sampingku pun, sekarang tak tahu entah kemana. Bahkan saat aku masih dirumah sakit pun mereka hanya pernah sekali menjengukku.  Itu pun cuma sebentar , setelah itu mereka pun langsung pulang dan tak pernah lagi kelihatan batang hidungnya hingga sekarang. Gadis-gadis yang dulunya selalu mengejar-ngejarku pun sama. Ayah dan ibu pun sudah kembali ke London untuk mengurusi bisnis mereka sehari setelah aku diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Begitu pula dengan Nadine, kakak perempuanku itu pun baru saja pergi tadi pagi untuk kembali ke Singapore setelah mengurusi apa saja yang kuperlukan untuk mempermudah kondisi “terbaru”ku ini. Dia memilih untuk tinggal disana bersama Hilbert, suaminya yang berkebangsaan Amerika itu sambil mengurus usaha mereka sejak menikah 3 tahun yang lalu. Hanya Mbok Yah lah yang selalu ada disampingku. Seorang wanita paruh baya yang merupakan pengasuhku sejak aku masih bayi. Dialah yang selama ini selalu mengurusi semua keperluanku. Bahkan dia lebih tahu apa yang aku suka dan tidak suka dibanding orangtuaku yang memang super sibuk itu! Tadinya kukira dengan keadaanku yang sekarang akan membuat mereka lebih memperhatikanku saat aku melihat mereka semua ada disekelilingku saat aku baru sadar dari koma di rumah sakit. Ternyata tidak, bahkan kelihatannya akan lebih parah dari sebelumnya. “Kenapa aku tidak mati saja ya saat kecelakaan itu..?”
*****

Meskipun masih tak bersemangat, tapi hari ini kuputuskan untuk menuruti ajakan Mbok Yah. Dia ingin mengajakku jalan-jalan ke taman yang berada tak jauh dari rumahku seperti apa yang dia tuliskan di kertas untuk menyampaikan maksudnya padaku. Di kertas itu dia juga menulis bahwa dia tak tahan melihatku yang setiap hari hanya bersedih dan berdiam diri terus dikamar, hal itu membuatnya jadi ikut bersedih. Aku jadi terharu bercampur senang membaca tulisannya. Tak kusangka Mbok Yah begitu menyayangiku, sampai-sampai dia pun ikut merasakan kesedihanku. Dan ternyata dia juga sudah bisa menulis dengan baik sekarang. Akulah yang dulu mengajarkannya membaca dan menulis saat aku masih kelas 3 SMP. Meskipun aku tak mengajarinya sampai mahir, tapi ternyata dia masih tetap belajar. Dalam hati aku merasa bangga dengan Mbok Yah. Lagipula jalan menuju taman memang sepi, jadi aku tidak perlu khawatir ada yang melihatku. Jujur, aku malu dengan kondisiku sekarang.
*****

Di taman pun tidak ada yang istimewa, aku hanya merasa lebih baik saat merasakan angin yang berhembus lembut menyapa kulitku. Selebihnya tidak ada. Kalau saja aku bisa mendengar, mungkin saat ini aku akan mendengar kicauan burung-burung yang merdu bersahut-sahutan dan gemerisik dedaunan yang terkena hembusan angin seperti dulu. Tapi tak apalah, setidaknya aku merasa lebih baik walaupun sedikit. Jadi, usaha Mbok Yah membawaku kesini tidak sia-sia.
*****

Tiba-tiba aku merasakan ada yang menepuk bahuku dari belakang. Spontan aku pun menoleh kebelakang dan tampak olehku seorang gadis sedang menatap kearahku dengan kesal. Kulihat dia seperti mengatakan sesuatu. Tapi apa daya, aku sama sekali tak bisa mendengarnya. Aku hanya bisa berharap Mbok Yah segera datang. “Kenapa Mbok Yah lama sekali ya? Padahal tadi dia cuma pamit meninggalkanku untuk buang air kecil” Batinku sambil menatap gadis itu dengan cemas.
*****

Akhirnya, setelah cukup lama menunggu, Mbok Yah pun datang dengan tergopoh-gopoh dan gadis itu pun kini berbicara padanya. Aku hanya bisa menebak-nebak, mungkin Mbok Yah sedang menjelaskan tentang kondisiku pada gadis itu. Tak lama kemudian gadis itu pun menghadap ke arahku dengan tatapan iba. Tatapan yang sangat kubenci karena sejak dulu aku memang tidak suka dikasihani. Tapi apa mau dikata, keadaanku sekarang lah yang membuatku pantas untuk menerima tatapan itu. Dia lalu mengambil buku dan pulpen dari Mbok Yah, menuliskan sesuatu dan memperlihatkannya padaku. Aku pun segera membaca isinya.

Maafin aku ya udah marah-marah,,
Aku nggak tahu kalo kamu nggak bisa dengerin aku..
Maaf ya ^_^

Sesaat aku melihat  kearahnya sebelum akhirnya aku pun mengangguk sambil tersenyum. Kulihat ada raut kelegaan tampak diwajahnya. Dan dia pun tersenyum manis kepadaku. Senyum yang entah kenapa terlihat begitu tulus. Belum pernah aku melihat senyum seperti itu sebelumnya. Sekalipun dari teman-teman dan gadis-gadis yang selama ini selalu memujaku karena ketampanan, kekayaan, dan kepopuleranku itu. Huh.. mengingat mereka membuatku jadi ingin marah saja.

Kemudian gadis itu pun kembali menuliskan sesuatu di buku itu, kali ini dia memperkenalkan namanya padaku. Dari situlah aku tahu bahwa gadis itu bernama Melody. Tapi sayangnya, perkenalan itu pun tak berlangsung lama. Gadis itu pun pergi setelah sebelumnya berpamitan pada Mbok Yah dan dari tatapannya mungkin dia juga berpamitan padaku.
 
*****

Monday, April 30, 2012

Ahaaa




Akhirnya kesampaian juga pengen posting tentang kegiatanku seminggu yang lalu… ^_^
To the point aja, lebih dari seminggu di ibukota di tiba-tiba membuatku menginginkan sebuah kamera layaknya seorang photografer. Ya, Itu semua karena menurutku adalah hal yang sangat menyenangkan apabila apa saja yang kulihat bisa diceritakan melalui sebuah foto. Lagipula selama ini banyak moment bagus yang terlewatkan karena terlalu ‘indah’ untuk difoto dengan kamera ponsel butut kesayanganku yang hanya 2.0 megapixel itu. Tapi ya sudahlah, masih ada kok moment-moment lain yang bisa kujadikan objek kalau nantinya barang itu sudah kumiliki. Dunia ini kan luas. Mencari keindahan tak perlu di tempat yang menurut kebanyakan orang indah. Apalagi yang kucari ini bukanlah keindahan semata. Tapi sesuatu yang ‘berarti’ dan itu bisa kutemukan dimana saja, tak terkecuali hanya beberapa jengkal di dekatku.
Emm… ngomong-ngomong tentang foto yang tadinya ingin kuceritakan kalau saja aku bisa memotretnya, mungkin salah satunya yang akan menjadi favoritku adalah seorang pengemis wanita tua yang duduk tepat menutupi lambang sebuah papan nama salah satu gedung kokoh pemerintahan. Bahkan bisa dikatakan lambang tersebut seperti tergantikan oleh tubuh kurusnya yang ringkih. Tanpa suara, hanya raga. Tapi moment itu adalah sebuah cerita nyata. Mengandung banyak arti bagi siapa saja yang melihatnya.
Selain itu aku juga ingin sekali mengabadikan foto ekspresi tersiksa yang tertahan karena phobia eskalatorku yang menyebalkan dan tak kunjung hilang-hilang meskipun aku sudah 18 tahun sekarang. Padahal aku tidak punya trauma, tapi tak taulah. Bayangkan saja, setiap kali aku melihat dan menginjakkan kakiku disitu, selalu saja aku merasa bahwa nyawaku sedang terancam. Berlebihan memang, tapi kalau kalian juga punya phobia mungkin kalian akan mengerti rasanya. Masih untung aku berani melewatinya.
Lalu tentang perjalanan bersama teman-teman, keseruan di berbagai tempat, tatanan dan pola kehidupan masyarakat disana dan masih banyak lagi. Tapi, semenarik apapun kehidupan perkotaan tak akan pernah merubah pandanganku terhadapnya. Aku masih lebih menyukai pedesaan meskipun sekarang aku tinggal di kabupaten. Tempat dimana aku bisa menghirup nafas dalam-dalam tanpa kkhawatir akan apapun. Alasan yang sederhana memang, tapi bagiku tak sesederhana kelihatannya. ^_^

Sunday, April 15, 2012

Rumah


Rumah itu indah
Penuh senyuman, penuh kebahagiaan…

Rumah itu indah
Penuh kasih, penuh sayang…

Rumah itu indah…

Tapi kini semua hilang
Rumah itu telah tua…

Rumah itu tua
Telah kusam, telah lapuk…

Rumah itu tua
Telah sunyi, telah sepi…

Rumah itu tua

Meninggalkan kenangan yang takkan pernah kembali